ARTICLE AD BOX

Rencana aksi ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumatera Selatan (Sumsel) di Simpang Lima DPRD Sumsel, Palembang, pada Jumat (29/8/2025) siang batal terlaksana. Aksi tersebut resmi ditunda dan akan digelar kembali pada Senin (1/9/2025).
Pembatalan itu tertuang dalam surat bernomor 057/PH/AS/III/2025 yang ditujukan kepada Kapolrestabes Palembang Cq Kasat Intelkam. Surat tersebut ditandatangani oleh Koordinator Aksi, Irham Akbar, dan Koordinator Lapangan, Dwiky Patra Ramanda.
Direktur Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Hadi Wiyono, membenarkan adanya penundaan aksi.
“Benar, ditunda Senin besok,” ujarnya singkat, Jumat (29/8/2025).
Sebelumnya, pemberitahuan rencana aksi dengan estimasi massa sekitar 2.500 orang sempat beredar di sejumlah grup WhatsApp. Dalam rencana awal, mahasiswa akan turun dengan perlengkapan mobil komando, banner, pengeras suara, dan toa.
Adapun tuntutan yang akan disampaikan Aliansi Mahasiswa Sumsel pada aksi mendatang antara lain:
Menolak realisasi tunjangan bagi anggota DPR,
Mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset,
Meminta DPR merevisi UU Pemilu,
Serta mengevaluasi kinerja lembaga legislatif tersebut.
Dengan penundaan ini, publik diperkirakan akan menyoroti dinamika aksi mahasiswa di Palembang pada Senin mendatang yang disebut-sebut bakal diikuti ribuan peserta.