Menelisik Anggaran Pengadaan Rantis Brimob Polri

1 jam yang lalu 1
ARTICLE AD BOX
 Zamachsyari/KumparanKendaraan taktis Brimob terparkir di Gedung Mabes Polri. Foto: Zamachsyari/Kumparan

Kendaraan taktis (rantis) milik Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri menjadi sorotan usai terlibat dalam insiden yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) pada Kamis malam (28/8). Kendaraan antipeluru itu melindas hingga menewaskan pengemudi ojol bernama Affan Kurniawan.

Rantis Brimob merupakan kendaraan khusus yang dirancang untuk mendukung operasi taktis, termasuk pengendalian massa hingga misi keamanan berskala besar. Jenisnya pun beragam, masing-masing dengan fungsi dan peruntukan yang berbeda sesuai kebutuhan di lapangan.

Dari sisi harga, kendaraan ini memiliki nilai yang jauh lebih tinggi dibandingkan kendaraan sipil. Sebagai pembanding, Maung Pindad versi sipil yang memiliki spesifikasi lebih sederhana itu dijual di kisaran Rp 400 juta hingga Rp 600 juta. Versi militer yang digunakan aparat keamanan bisa dibanderol jauh lebih mahal karena dilengkapi teknologi dan fitur pertahanan tambahan.

Berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Polri tercatat mengalokasikan anggaran cukup besar untuk pengadaan dan pemeliharaan kendaraan taktis (rantis) pada tahun anggaran 2024.

Ribuan ojek online (ojol) mengantar jenazah driver ojol Affan Kurniawan yang tewas dilindas rantis polisi di TPU Karet Bivak, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Foto: Hedi/kumparanRibuan ojek online (ojol) mengantar jenazah driver ojol Affan Kurniawan yang tewas dilindas rantis polisi di TPU Karet Bivak, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Foto: Hedi/kumparan

Salah satu proyek terbesar yakni ...

Baca Selengkapnya