ARTICLE AD BOX

Fraksi Gerindra DPR menyampaikan bela sungkawa atas jatuhnya korban jiwa dalam aksi demonstrasi yang terjadi di Jakarta dan berbagai wilayah. Salah satu korban tewas dalam aksi demonstrasi adalah Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang ditabrak dan dilindas mobil rantis Brimob.
“Atas nama pribadi dan Fraksi Gerindra, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, baik di Jakarta, Makassar, maupun di kota-kota lainnya. Jatuhnya korban dalam insiden demonstrasi ini bukan hanya menjadi duka bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga duka bagi kita semua sebagai sebuah bangsa,” kata Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, dalam keterangannya, Sabtu (30/8).
Budi mengatakan, peristiwa ini harus dijadikan momentum untuk memperbaiki sistem dan tata kelola bernegara. Wakil Ketua DPP Gerindra meminta maaf karena Gerindra belum optimal dalam mewakili dan menyerap aspirasi masyarakat.
“Dengan tulus saya memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Kami sadar bahwa demokrasi kita berdiri di atas prinsip kebebasan berpendapat, yang bukan hanya dijamin, tetapi juga harus dilindungi," ungkapnya.
Dia pun mengungkapkan Gerindra sepakat untuk menghentikan tunjangan DPR yang menjadi salah satu tuntutan demo kelompok masyarakat.
"Dalam hal ini, Fraksi Gerindra telah mendengar keluhan serta tuntutan masyarakat terutama terkait tunjangan-tunjangan anggota dewan yang mencederai perasaan dan kepercayaan rakyat. Untuk itu kami siap untuk meninjau ulang, serta menghentikan tunjangan-tunjangan tersebut,” tegasnya.
Tak hanya itu, Budi menginstruksikan seluruh anggota DPR fraksi Gerindra untuk tidak melakukan kunker ke luar negeri. Seluruh anggota DPR fraksi Gerindra diperintahkan untuk tetap bera...