Wall Street Menguat di Tengah Keraguan Investor soal Penjualan Chip Nvidia

1 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX
 ShutterstockIlustrasi Wall Street. Foto: Shutterstock

Indeks utama saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (28/8). Kinerja saham S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average capai rekor penutupan tertinggi, sementara dolar melemah terhadap euro dan yen imbas para pedagang mengantisipasi pemotongan suku bunga AS dalam waktu dekat.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI), naik 71,67 poin, atau 0,16 persen, menjadi 45.636,90, S&P 500 (.SPX), naik 20,46 poin, atau 0,32 persen, menjadi 6.501,86 dan Nasdaq Composite (.IXIC), naik 115,02 poin, atau 0,53 persen, menjadi 21.705,16.

Saham Nvidia, perusahaan chip Artificial Intelligence (AI) terkemuka (NVDA.O), ditutup 0,8 persen lebih rendah imbas pertanyaan seputar perang dagang Tiongkok-AS meragukan proyeksi pendapatan perusahaan yang dirilis setelah penutupan pasar Rabu (27/8), akan lebih baik dari perkiraan. Meskipun investor tetap meyakini permintaan AI tetap kuat dengan lonjakan pendapatan kuartalan sebesar 56 persen.

Saham Alphabet (GOOGL.O), naik 2 persen dan Broadcom (AVGO.O), naik 2,8 persen. Nasdaq juga menguat, sementara S&P 500 mencatat rekor penutupan tertinggi untuk hari kedua berturut-turut.

CEO Nvidia Jensen Huang menepis kekhawatiran tentang berakhirnya lonjakan pembelian chip AI dan meyakinkan potensi usaha akan berkembang selama lima tahun ke depan.

 AlmondYue/ShutterstockKantor perusahaan Nvidiadi Taiwan. Foto: AlmondYue/Shutterstock

Saham Alp...

Baca Selengkapnya