Polusi Plastik Bikin Biaya Kesehatan Global Bengkak hingga Rp 24 Kuadriliun

6 jam yang lalu 5
ARTICLE AD BOX
Tumpukan sampah menumpuk di tepi sungai Las Vacas, salah satu sungai paling tercemar di dunia, di kotamadya Chinautla, di Guatemala City, Guatemala, Rabu (8/6/2022). Foto: Luis Echeverria/REUTERSTumpukan sampah menumpuk di tepi sungai Las Vacas, salah satu sungai paling tercemar di dunia, di kotamadya Chinautla, di Guatemala City, Guatemala, Rabu (8/6/2022). Foto: Luis Echeverria/REUTERS

Polusi plastik menjadi bahaya serius yang terus berkembang dan jarang disadari risikonya. Pada bidang kesehatan, mengakibatkan kerugian dunia sedikitnya 1,5 triliun dolar AS atau Rp 24 kuadriliun per tahun (kurs Rp 16.260).

Tinjauan baru terhadap bukti di jurnal medis The Lancet, yang dilakukan oleh para peneliti kesehatan dan dokter terkemuka ini, diterbitkan sebelum dimulainya pembicaraan di Jenewa yang bertujuan menyegel perjanjian pertama di dunia tentang polusi plastik.

Menurut jurnal tersebut, plastik menyebabkan penyakit dan kematian sejak bayi hingga usia lanjut dan bertanggung jawab atas kerugian ekonomi terkait kesehatan yang melebihi 1,5 triliun dolar atau Rp 24 kuadriliun setiap tahunnya.

Philip Landrigan, dokter dan peneliti di Boston College, Amerika Serikat, memperingatkan bahwa orang-orang yang rentan, terutama anak-anak yang paling terkena dampak polusi plastik.

Para peneliti juga memperingatkan tentang potongan-potongan kecil plastik yang disebut mikroplastik, yang telah ditemukan di seluruh alam dan di seluruh tubuh manusia.

 Desiree Martin/AFPRelawan LSM '...
Baca Selengkapnya