ARTICLE AD BOX

Massa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, menembaki para polisi yang berjaga dengan petasan pada Jumat (29/8).
Peristiwa ini berlangsung mulai sekitar pukul 18.40 WIB. Massa yang telah membawa petasan menyalakannya dan menembaknya ke arah polisi yang berbaris di dalam.
Ada sekitar puluhan tembakan petasan yang dilepas massa aksi ke arah polisi. Aksi ini berlangsung kurang lebih sekitar 15 menit.
Setelahnya, polisi langsung membalas dengan menembakkan gas air mata ke arah demonstran. Namun massa malah melawan.
Polisi terus memberondong peluru gas air mata ke arah massa aksi. Tembakan yang dilepas terdengar ada puluhan kali.
Banyaknya gas air mata yang ditembak membuat sebagian massa aksi mundur ke arah Bundaran Senayan.
Namun tiba-tiba datang serombongan polisi dari satuan Brimob dengan kendaraan taktisnya melaju dari arah berlawanan. Mobil itu diikuti oleh beberapa motor yang ditumpangi masing-masing dua polisi.
Dari atas motor, para polisi itu kemudian menembaki massa aksi yang sedang berlarian menjauhi Polda Metro.
Saat ini, kondisi depan Polda Metro Jaya sudah sepi dari massa aksi. Mereka saat ini masih menuju ke arah Bundaran Senayan.
Pesan redaksi:
Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.