Joko Anwar Tanggapi Demo di Jakarta dan Berbagai Daerah: Rakyat Berhak Bersuara

4 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX
Sutradara Joko Anwar saat konferensi pers film Pengepungan Bukit Duri, Senin, Jakarta, (21/10/2024). Foto: Agus ApriyantoSutradara Joko Anwar saat konferensi pers film Pengepungan Bukit Duri, Senin, Jakarta, (21/10/2024). Foto: Agus Apriyanto

Sutradara Joko Anwar menanggapi aksi demonstrasi yang berlangsung hari ini, Jumat (29/8) di berbagai daerah di Indonesia. Demo ini dipicu karena kepergian seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan.

Affan menjadi korban tewas akibat dilindas oleh kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melaju cepat di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).

Namun, menurut Joko Anwar, kondisi chaos saat ini bukan sesuatu yang tiba-tiba terjadi, melainkan akumulasi dari berbagai ketidakberpihakan pemerintah dan DPR terhadap rakyat. Rakyat menuangkan emosi yang telah lama tertampung.

"Kita sampai pada kondisi ini tidak ujug-ujug, ya, tidak tiba-tiba. Jadi sudah lama sekali baik pemerintah maupun DPR itu tidak bekerja untuk rakyat, tidak berpihak kepada rakyat," ujar Joko Anwar ditemui di sela konferensi pers Jakarta World Cinema (JWC) di mal Pacific Place, Jakarta Selatan.

Joko Anwar saat ditemui di kantor Come And See Pictures di Kemang, Jakarta Selatan, Senin (4/3/2024). Foto: Vincentius Mario/kumparanJoko Anwar saat ditemui di kantor Come And See Pictures di Kemang, Jakarta Selatan, Senin (4/3/2024). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Sutradara Pengabdi Setan itu menyoroti kesulitan hidup yang semakin dirasakan masyarakat, mulai dari pekerjaan hingga kelaparan. Sementara, anggota DPR dan pejabat dianggap "tone deaf" atau tidak peka.<...

Baca Selengkapnya