ARTICLE AD BOX

Di tengah tragedi tewasnya pengendara ojek online atau ojol, Affan Kurniawan, usai dilindas rantis polisi yang melaju cepat di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8), aktris Hannah Al Rashid mengenang momen-momen dirinya selalu menggunakan ojek online.
Bagi banyak orang, naik ojol mungkin merupakan solusi praktis ketika lalu lintas padat. Tapi Hannah membalik perspektif itu. Baginya, ojol adalah pengingat bahwa di balik setiap perjalanan, ada manusia yang mengendarai sepeda motornya, berjuang di tengah polusi dan cuaca tak bersahabat, semata-mata demi membantu kita tiba dengan selamat.
Dalam postingan terbarunya di Instagram, Hannah mengaku menangis karena mengingat sosok Affan dan keluarga yang ditinggalkan, serta seluruh driver ojek di Jakarta.
"Selama 17 tahun, yang menjadi constant dalam hidup saya adalah para driver ojek. Dari zaman belum ada aplikasi, di mana bapak-bapak driver nongkrong di pinggir jalan menunggu penumpang, sampai zaman sekarang di mana jalanan Jakarta penuh dengan warna hijau jaket mereka," tulis Hannah Al Rashid, Jumat (29/8).
Hannah mengatakan sebagai anak rantau, ia lebih sering menggunakan transportasi umum, salah satunya ojek. Ia pun mengenang momen saat pertama kali mengenal Jakarta.
"Pertama kali kali kenal Jakarta lewat bapak-bapak ojek di Jalan Casablanca. Waktu itu belum ada smartphone atau google maps jadi hanya bisa belajar dan haf...